12 Tips Mencegah Keracunan Makanan

1.

Masaklah semua produk daging secara sempurna. Pastikan bahwa daging terlihat matang sepenuhnya (tidak lagi merah muda).

Quote:
2.

Jika Anda dilayani daging setengah matang di restoran, kembalikan untuk dimasak lebih lanjut. Mintalah disajikan kembali dalam piring baru.

Quote:
3.

Periksa kondisi fisik dan tanggal kadaluwarsa produk daging kalengan dan makanan bayi. Jangan mengkonsumsi produk yang daluwarsa atau kemasannya sudah tidak berbentuk sempurna. Periksa juga kondisi makanan (bau, warna, bentuk) untuk memastikannya sebelum memproses lebih lanjut.

Quote:
4.

Cuci bersih buah dan sayuran sebelum dimasak atau disajikan.

Quote:
5.

Basuh tangan dengan sabun sebelum menangani bahan mentah yang berasal dari hewan. Basuh kembali tangan dengan sabun setelah selesai menanganinya.

Quote:
6.

Cegah kontaminasi silang di dapur:

* Gunakan talenan berbeda untuk memotong bahan makanan hewani dan bahan makanan lainnya.
* Gunakan talenan dari bahan non-kayu yang lebih mudah dibersihkan sepenuhnya.
* Hati-hati agar tidak mengucurkan cairan daging yang belum dicuci ke bahan makanan lain.
* Bersihkan semua talenan, meja dan peralatan dengan sabun dan air panas setelah menyiapkan bahan makanan yang berasal dari hewan.

Quote:
7.

Hindari mengkonsumsi susu yang tidak dipasteurisasi, telur mentah/setengah matang dan air yang tidak disterilkan.

Quote:
8.

Basuh tangan dengan sabun setelah memegang hewan peliharaan, memberi pakan dan membersihkan kotorannya.

Quote:
9.

Jangan membiarkan bahan makanan hewani (daging, ikan, susu dan telur) pada suhu kamar dalam waktu lama. Simpanlah dalam lemari es.

Quote:
10.

Hindari kontaminasi silang di lemari es/kulkas dengan menjauhkan penyimpanan bahan makanan hewani dengan sayur, buah dan minuman.

Quote:
11.

Pastikan bahwa orang-orang yang terkena diare, terutama anak-anak, mencuci bersih tangan mereka dengan sabun secara teratur untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi.

Quote:

12.

Jika Anda sakit diare atau muntah, jangan menyiapkan makanan bagi orang lain, terutama bayi, orang tua, dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah karena mereka lebih rentan terhadap infeksi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: