Pengaruh Hernia terhadap Kesuburan

SALAH satu organ atau bagian organ yang semestinya berada dalam rongga perut adalah usus. Jika usus beserta selaput usus (peritoneum) berada di luar rongga perut, disebut hernia. Ada beberapa ragam hernia yang dikenal pada umumnya. Antara lain, hernia femoralis, inguinalis, dan skrotalis.

Hernia femoralis, umumnya, terjadi pada perempuan. Benjolan hernia itu terdapat di daerah paha. Hernia inguinalis terjadi jika usus beserta peritoneum sampai di daerah lipatan paha (inguinal). Hernia skrotalis muncul bila benjolan yang berisi usus tersebut sampai di kantong zakar (skrotum).

Hernia skrotalis bersifat menetap. Benjolan tidak hilang lalu timbul. Gangguan itu berpotensi mengganggu kesuburan. Sebab, usus yang memiliki banyak pembuluh darah mengakibatkan peningkatan suhu di daerah biji pelir (testis). Kaitan hernia inguinalis ataupun skrotalis dengan gangguan fungsi seks relatif jarang terjadi. Kecuali, hernia relatif besar dan disertai rasa tak nyaman ataupun nyeri.

Pengobatan dengan operasi (herniotomi) akan memulihkan kondisi dengan cepat. Untuk menghindari kambuhnya gangguan itu, upayakan mengurangi aktivitas ataupun kondisi yang meningkatkan tekanan rongga perut. Kondisi yang meningkatkan tekanan rongga perut, antara lain, kegemukan dan batuk lama. Aktivitas yang meningkatkan tekanan rongga perut, antara lain, angkat berat dan olahraga yang berbasis lompat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: